Monday, August 21, 2017

Fisrt Travel dan White Collar Crime

kasus First Travel termasuk tipe white collar crime alias kejahatan kerah putih
White Collar Crime adalah Suatu tindakan kejahatan yang dilakukan oleh individu maupun kelompok yang bekerja pada sektor pemerintahan atau sektor swasta, yang memiliki posisi dan wewenang yang dapat mempengaruhi suatu kebijakan dan keputusan.Menurut Federal Beureau Investigation (FBI) White Collar Crime adalah berbohong, curang, dan mencuri.

Istilah White Collar Crime dimulai tahun 1939 dan sekarang identik dengan berbagai macam penipuan yang dilakukan oleh para profesional bisnis dan pemerintah. Sebuah kejahatan tunggal yang dapat menghancurkan sebuah perusahaan, keluarga bahkan menghancurkan atau memusnahkan kehidupan mereka sendiri. Dalam kasus First Travel Penipuan semakin canggih..

Pelaku white collar crime biasanya orang-orang terpelajar dan berkedudukan sosial terpandang dan memiliki motif untuk mencari keuntungan dari segi ekonomi.

Dalam kasus Fisrt Travel, polisi telah menetapkan ketiga tersangka, yaitu:

1. Andika Surachman, pemilik First Travel.
2. Anniesa Desvitasari Hasibuan, yang juga desainer.
3. Kiki Hasibuan