Sunday, August 6, 2017

Ranto Sibarani : Toga Damanik jabatannya hanya Pelaksana Tugas


Pembelaan Ranto Sibarani terhadap client nya Toga Damanik pada kasus dugaan penggelapan uang hasil penjualan minyak di SPBU milik PT KIM menjelaskan selama ini tidak ada standar penyerahan uang dari SPBU ke Office boy.

“Padahal dia (office boy) yang selama ini mengambil uang dari klien kami sejak tahun 2014 sampai sekarang ketika menjabat Plt. Setiap penyerahan uang tidak pernah disertakan kuitansi dan itu telah berlangsung sejak klien saya diangkat sebagai Plt Manager SPBU PT KIM,” ungkap Sibarani.

Ranto pun menyatakan telah menyampaikan hal tersebut dalam gelar perkara di Polda Sumut (Poldasu), Senin (24/07/2017).

Selama ini Toga Damanik tidak dapat menolak permintaan office boy itu untuk mengambil uang. Karena office boy itu berdalih hal tersebut atas perintah Direktur Keuangan saat itu yaitu Daly Mulyana.

“Seharusnya PT KIM membuat job deskripsion atau uraian tugas klien saya, sehingga jelas apa yang menjadi tanggungjawabnya. Dengan demikian Toga tidak bisa dijerat dengan KUHP Pasal 374 yaitu Penggelapan dalam jabatan, karena jabatannya hanya Pelaksana Tugas, dan itu sebenarnya menjadi tanggungjawab Direktur Keuangan,” sebut Ranto.

“Kalau memang ada penyimpangan, kenapa Toga Damanik saja dijadikan tersangka. Seharusnya office boy dan tiga bawahan kliennya juga layak dijadikan tersangka karena mengetahui penyetoran uang,” kata Ranto.

Sumber : Bumantaranews