Tanaman Ceremai

Ceremai berasal dari India, dapat tumbuh pada tanah ringan sampai berat dan tahan akan kekurangan atau kelebihan air. Tumbuhan ini bermanfaat untuk dijadikan obat herbal yang baik untuk kesehatan.
Ceremai berasal dari India, dapat tumbuh pada tanah ringan sampai berat dan tahan akan kekurangan atau kelebihan air. Tumbuhan ini bermanfaat untuk dijadikan obat herbal yang baik untuk kesehatan.
Ceremai atau dengan nama asing Cheramelier (P), country gooseberry (I) dan Phyllanthi acidi Folium (daun ceremai). di Indonesia, tanaman ini memiliki banyak nama, yaitu ceremoi (Aceh), crème (Gayo), ceremai (Melayu), camin-camin (Minangkabau). Jawa : careme, cerme (Sunda), crème (Jawa). Nusa Tenggara : Carmen, cermen (Bali), careme (Madura), sarume (Bima). Sulawesi : lumpias aoyok, tili (Gorontalo), lombituko bolaano (Buol), caramel (Makasar, Bugis),carameng. Maluku : ceremin (Ternate), selemele, selumelek (Roti), salmele, cermele (Timor).

Daun ceremai berbau khas aromatic, tidak berasa, dan berkhasiat sebagai peluruh dahak dan pencahar (purgatif). Ceremai bermanfaat untuk mengobati Batuk berdahak, Menguruskan badan, Mual, Kanker, Sariawan, Asma, Penyakit kulit dan Sembelit.
Daun, kulit batang, dan kayu ceremai mengandung saponin, flavonoida, tannin, dan polifenol. Akar mengandung saponin, asam galus, zat samak, dan zat beracun (toksik). Sedangkan buah mengandung vitamin C
Perhatian Cairan akar tumbuhan ini beracun. Sebaiknya tidak mengkomsumsi akar ceremai untuk pengobatan.

Informasi lainnya